Jika diminta memilih mau jadi seperti apa ceritaku dalam buku. Mungkin aku ingin menjadi bentuk cerita apa saja yang bukunya menjadi favoritmu. Yang akan kamu baca setiap waktu meski tahu jelas alur didalamnya bahkan mungkin hafal titik koma kalimat seru yang ada.
Atau aku menjadi prolog yang membuatmu tertarik membaca, tertarik untuk tahu dan merasa, tertarik untuk memahami isi didalamnya.
Atau juga ku mau jadi halaman akhir sebelum epilog saja, halaman yang berisi keputusan dan titik dalam cerita. Agar kamu mengingatnya jelas tanpa sela. Agar akan ada kalimat manis untuk senyummu saat membaca.
Tapi nyatanya aku kamu letakkan dibagian paling akhir, dekat dengan isi data dirimu. Dalam epilog yang kadang tidak berhubungan dengan alur cerita. Kamu membiarkanku terlewat, tapi tidak benar-benar jauh dari semua hal tentangmu.
Aku ingin menjadi manis seperti akhir cerita bahagia bukan sesuatu yang menggantung tanpa arah.

0 komentar:
Posting Komentar