Bagianku berhenti disini ya?
Sudah.
Kamu sudahi saja dengan aku. sudah bukan lagi aku.
Bukan aku lagi yang harus merapikan pecahan kacanya, atau menyirami tamanmu.
Kamu sudah cukup sekarang.
Bahagia.
Begitulah selalu, biar aku tidak lupa.
Biar naifku terus ada.
Bahwa bahagia itu sederhana, semanis kamu.
Yang ada dan apa adanya.
Biar egoku kumakan habis nanti.
Tersisa cerita tentang aku yang sia-sia
Bagaimanapun, sampai saat ini bahagiaku masih saja inginkan kamu lebih dulu ada.

0 komentar:
Posting Komentar