Dari tempatku duduk langit masih biru,
kaca jendela penuh debu.
Dari tempatku duduk kepalamu tertunduk,
memungut asa yang kian jauh.
Dari tempatku duduk mataku menutup,
mengutuki apa-apa yang meredup.
Dari tempatku duduk tali sepatumu mengurai lupa,
tak saling mengikat satu.
Dari tempatku duduk aku membunuhmu cepat sebelum jatuh.

0 komentar:
Posting Komentar